Barcelona dan 2 Club Besar Eropa. Persaingan Panas Pentas Domestik Pengusung Sepak Bola Indah

Persaingan memperebutkan gelar juara di pentas domestik kini memasuki babak akhir. Tensi persaingan untuk menahbiskan diri sebagai yang terbaik di kompetisi masing-masing pun semakin memanas.

Barcelona termasuk satu di antara tim yang harus berjuang keras untuk meraih gelar La Liga musim ini. Blaugrana hanya unggul sembilan poin dari Atletico Madrid yang menempati posisi kedua dengan perolehan 67 poin.

Tim asuhan Ernesto Valverde pun wajib tampil konsisten hingga akhir musim ini untuk melapangkan jalan meraih trofi ke-25 La Liga. Kans itu terbuka jika mengacu penampilan konsisten dan permainan atraktif yang dipertontonkan Lionel Messi dan kawan-kawan.

Berbeda dengan Barcelona, Manchester City justru tinggal menunggu waktu untuk menahbiskan diri sebagai kampiun kompetisi paling elite di negeri Ratu Elizabeth tersebut. Skuat asuhan Pep Guardiola bisa mengamankan gelar jika mengalahkan Manchester United, 7 April 2018.

The Citizens saat ini unggul 16 poin dari Manchester United yang menempati posisi kedua. Situasi ini membuat hanya keajaiban yang bisa mengagalkan peluang juara Kevin De Bruyne dan kawan-kawan.

Sama seperti Barcelona, Manchester City nyaman di puncak klasemen Premier League berkat permainan atraktif sejak awal musim. Tangan dingin Pep Guardiola berhasil menyulap rival sekota Manchester United itu menjadi tim yang menakutkan bagi semua lawan yang dihadapi.

Selain Barcelona dan Manchester City, ada tiga tim lain yang juga mengedepankan sepak bola indah untuk meraih kemenangan.

Barcelona

Banyak yang memperkirakan Barcelona akan limbung setelah kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain dan kekalahan dari Real Madrid di Piala Super Spanyol. Namun, prediksi itu salah karena Blaugrana hingga kini belum terkalahkan di La Liga dan masih menjaga peluang meraih treble winners.

Performa konsisten Barcelona ditengarai karena racikan taktik Ernesto Valverde. Menggunakan skema 4-4-2, mantan pelatih Athletic Bilbao berhasil membuat Barcelona bagus dalam menyerang dan kuat dalam bertahan.

Formasi tersebut juga membuat Lionel Messi bisa lebih bebas dalam mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sejauh ini, Barcelona telah mencetak 74 gol dan berhasil membuat 316 peluang mencetak gol.

Paris Saint Germain

Les Parisiens menunjukkan performa yang mengesankan di pentas domestik musim ini. Kedatangan Neymar dan Kylian Mbappe membuat lini depan PSG semakin menakutkan.

PSG mencetak 93 gol di semua kompetisi sekaligus menempatkan mereka sebagai tim paling produktif di Eropa sepanjang musim ini. Selain itu, tim asuhan Unai Emery berhasil mengkreasi 387 peluang mencetak gol.

Sebelum tersingkir dari Liga Champions, PSG juga sempat bikin rekor di fase grup dengan menjaringkan 25 gol dari enam pertandingan.

Napoli

Napoli menjelma menjadi sebuah tim dengan permainan yang menghibur bersama Maurizio Sarri. Permainan indah tersebut turut membuka peluang Partenopei merengkuh scudetto musim ini.

Trio Lorenzo Insigne, Jose Callejon, dan Dries Mertens tampil impresif sepanjang musim ini. Bahkan, Mertens bertransformasi menjadi striker tajam yang bisa mencetak gol dari semua sudut lapangan.

Selain itu, kunci sukses Napoli musim ini juga berkat peran Kalidou Koulibaly dan duo lapangan tengah, Jorginho serta kapten tim, Marek Hamsik. Ketiganya merupakan sosok sentral dalam sepak bola indah yang dimainkan Sarri.

Permainan cepat yang diperagakan Napoli membuat mereka menjadi satu di antara tim yang punya serangan mematikan di Eropa musim ini. Napoli telah mencetak 63 gol dan menciptakan 398 peluang sejauh ini.


Sumber: Boladotcom
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==